Kandungan Nutrisi yang Penting untuk Membantu Perkembangan Bayi

Kandungan Nutrisi yang Penting untuk Membantu Perkembangan BayiBerbicara mengenai perkembangan bayi bukan sekadar hanya ketika bayi lahir saja. Namun perkembangan maupun pertumbuhan dari otak bayi juga sudah dimulai sejak dirinya masih dalam kandungan Anda. setelah lahir pertumbuhan dan perkembangan otak bayi akan semakin cepat sehingga perlu didukung dengan beberapa nutrisi saat bayi sudah mulai makan sebagai MPASI ini!

  1. Kandungan Lemak

Lemak pada dasarnya merupakan zat yang paling dibutuhkan bagi otak bayi. Ketika bayi baru lahir, ASI sangat diandalkan sebagai sumber lemak yang baik bagi otak bayi. Sekitar 55 persen kalori pada ASI berasal dari lemak. Jenis lemak DHA dan ARA akan menjadikan otak bayi dapat bekerja lebih optimal. DHA berguna sebagai pembentuk dari struktur otak bayi.

Sumber lemak ini bisa Anda dapatkan dari beberapa bahan makanan seperti alpukat, ikan berlemak misalnya saja salmon, tuna, atau sarden, telur, daging sapi, dan kacang-kacangan. Jika si kecil sudah masuk usia lebih dari 6 bulan, Anda pun bisa memperoleh lemak dari beberapa sumber makanan tersebut.

  1. Yodium Salah Satu Kandungan yang Dibutuhkan Otak Bayi

Yodium merupakan salah satu mineral yang mana dibutuhkan otak bayi. Sejak masih dalam kandungan sampai lahir, bayi tetap membutuhkan iodin dalam perkembangan otak. Pada dasarnya yodium memiliki fungsi sebagai pembentuk hormon tiroid yang mana dihasilkan oleh kelenjar tiroid.

Hormon tiroid sendiri merupakan hormon yang dibutuhkan pada proses perkembangan normal otak serta saraf bayi. Bagi bayi sudah di atas 6 bulan, sumber iodine dapat Anda peroleh dari beberapa sumber makanan seperti, udang, tuna, kentang, daging lobster, minyak ikan cod, dan telur.

  1. Vitamin D

Vitamin D dikenal dengan manfaatnya yang baik bagi kekuatan tulang. Namun ternyata manfaatnya bukan hanya untuk tulang saja, vitamin D juga penting bagi perkembangan bayi terutama untuk perkembangan otaknya.

Dilansir dari laman Science Daily, vitamin D dibutuhkan dalam perkembangan otak sedari janin masih ada di dalam kandungan, apalagi ketika menginjak usia kandungan trimester kedua. Vitamin D bisa Anda dapatkan dari beberapa jenis makanan seperti ikan berlemak, susu yang sudah difortifikasi, dan paparan sinar matahari di pagi hari.

  1. Zat Kandungan Zinc

Zinc merupakan mineral dalam tubuh dan mempunyai banyak peran. Mulai dari pembentukan sel serta pembentukan DNA dari ketika baru terjadinya pembuahan pada kandungan. Zinc ditemukan banyak di otak, hal ini menandakan bahwa fungsi otak dapat berjalan secara normal dengan zinc yang cukup.

Sumber zinc untuk bayi berusia 0-6 bulan terbaik yakni ASI, namun seiring bertambahnya usia nantinya kebutuhan zinc juga semakin meningkat serta tidak dapat mengandalkan ASI saja. Oleh sebab itu dibutuhkan zinc melalui asupan makanan pendamping bagi anak. Zinc bisa diperoleh dari ayam, daging sapi, aneka jenis kacang-kacangan, dan gandum.

Itu dia beberapa jenis kandungan nutrisi yang mungkin bisa membantu perkembangan bayi. Beberapa asupan tersebut bisa Anda berikan ketika buah hati sudah diperbolehkan makan. Sedangkan saat usia di bawahnya cukup berikan ASI saja, karena makanan terbaik bagi bayi adalah ASI.