Modus Penipuan Mandiri E-cash Yang Sering Digunakan

Modus Penipuan Mandiri E-cash Yang Sering Digunakan            Di era modern seperti saat ini, dimana teknologi berkembang dengan sangat cepat. Tidak hanya dari segi peralatan elektronik maupun internet, namun juga dalam segi keuangan atau perbankan. Saat ini Indonesia sudah mulai memasuki era baru dimana penggunaan e-money mulai digalakkan. Kemudahan dalam bertransaksi akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia, maka dari itulah Presiden Jokowi mulai menerapkan penggunaan e-money.

Selain itu Indonesia juga harus bisa mengejar ketertinggalan nya, jangan sampai Indonesia tidak berkembang karena menolak teknologi. Walaupun pengguna e-money masih sedikit, namun terjadi peningkatan dalam beberapa bulan ini. Pengenalan e-money mulai disosialisasikan akan masyarakat dari segala kalangan dapat mengetahui fungsi dan juga kelebihan e-money.

Pengenalan e-money juga membuat masyarakat menjadi waspada terhadap penipuan, seperti penipuan mandiri e-cash. Banyak oknum tak bertanggung jawab yang menggunakan e-money sebagai lahan uang mereka untuk penipuan. Penipuan jaman sekarang memang sudah semakin berkembang, dulu mungkin hanya menggunakan ATM, namun sekarang sudah merambah dengan menggunakan e-money.

            Untuk anda ketahui, kenapa e-money sering digunakan sebagai alat untuk menipu, khusunya adalah mandiri e-cash yang dikeluarkan oleh bank mandiri. Hal ini disebabkan karena sangat mudah untuk mengaktifkan mandiri e-cash. Tidak perlu ribet mengurus banyak hal dan tidak perlu datang ke bank jika ingin memiliki mandiri e-cash. Anda cukup memiliki smartphone dan juga nomer telpon yang aktif, melakukan pendaftaran tanpa harus ke bank maka anda sudah memiliki mandiri e-money yang bisa langsung digunakan. Bahkan anda tidak perlu memiliki rekening bank untuk memiliki mandiri e-money. Karena itulah penipuan mandiri e-cash semakin marak terjadi belakangan ini.

Bila dibandingkan dengan luar negeri, pengguna e-money di Indonesia tentunya lebih sedikit. Dan tentunya pemerintah sedikit kesulitan untuk menjangkau daerah-daerah yang jauh dari kota. Hal ini lah yang menyebabkan pemahaman terhadap e-money khususnya mandiri-cash masih sangat rendah. Namun siapa sangka, pengetahuan yang rendah terhadap e-money membuat oknum tak bertanggung jawab melakukan penipuan mandiri e-cash. Berikut adalah beberapa modus yang sering digunakan untuk melakukan penipuan.

  1. Undian

Biasanya anda akan dihubungi oleh pelaku melalui sms ataupun telepon yang menyebutkan bahwa anda menang undian. Undiannya bisa bermacam-macam, mulai dari pulsa hingga uang tunai. Jumlahnya juga tidak tanggung-tanggung dan cukup besar. Orang yang menghubungi anda akan menyebutkan bahwa ia adalah perwakilan dari suatu perusahaan atau bank.

Pelaku akan meminta anda untuk mengecek saldo rekening untuk melihat uang yang dikirim ke rekening anda. Sebenarnya hal ini dilakukan pelaku untuk melihat seberapa banyak uang yang dimiliki oleh anda. Agar terlihat meyakinkan, akan keluar pop-up terkait pengisian pulsa pada smartphone anda.

Lalu kemudian pelaku akan meminta anda untuk pergi ke ATM dan mengecek saldo anda apakah hadiah sudah masuk atau belum. Telepon tidak akan ditutup oleh pelaku karena untuk mencegah anda menelpon pihak bank ataupun perusahaan yang sebelumnya pelaku atas namakan. Nanti anda akan diarahkan untuk melakukan transaksi pengisian mandiri e-cash ke nomer telepon pelaku. Mungkin anda tidak akan sadar apa yang telah anda lakukan, oleh sebab itu selalu berhati-hatilah.

  1. Belanja di toko online

Hampir sama seperti modus pada nomer satu, nantinya anda akan diminta untuk ke ATM dan melakukan transaksi. Bedanya hanyalah pelaku akan berpura-pura menjadi calon pembeli yang tertarik dengan barang yang anda jual.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *